Langsung ke konten utama

Pesona Pantai Penyusuk, Pulau Putri dan Pulau Mentigi di Pulau Bangka Belitung

pantai-keren-pulau-putri-bangka
pantai-keren-pulau-putri-bangka

Sudah berbilang bulan blog tercinta tidak terupdate, sehingga ini berpengaruh kepada lalu lintas kunjungan. Beginilah jika kesibukan pekerjaan utama telah menyita waktu sehingga energi nge_blog pun tersisa sedikit.
Namun, beginilah pasang surut dalam dunia blogging, ada yang muncul lalu tenggelam, ada pula yang stagnan untuk jangka waktu tertentu.

But, let's forget it. I have new update for you !


Kali ini saya sambangi pantai Penyusuk dan pulau Putri di kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka propinsi Bangka Belitung. Memang pantai Penyusuk menyimpan keindahan yang luar biasa dibandingkan pantai-pantai lainnya di sekitaran kabupaten Bangka. Keindahan ini dikarenakan kealamian pantainya serta adanya tiga pulau, yakni pulau Putri, Mentigi dan pulau Lampu, yang berlokasi di depan pantai ini.

Menyambangi pantai Penyusuk diperlukan waktu sekitar 2 jam perjalanan dari kota Pangkalpinang sebagai ibukota propinsi Bangka Belitung. Membawa bekal makan siang dan minuman yang cukup sangat disarankan. Tak lupa perlengkapan mandi, jika ada snorkel pun boleh dibawa. 



Puas menikmati suasana pantai Penyusuk, pengunjung dapat menuju ke pulau dimaksud dengan menyewa perahu-perahu yang stand by di pantai. Disarankan untuk berkelompok, karena diperlukan biaya kurang lebih 200 ribu untuk satu kali trip pulang pergi antar pulau dimaksud.

Di pulau Putri, ada keindahan terumbu karang yang bisa anda nikmati sepuasnya. Jika laut surut, bisa menyebrang ke pulau Mentigi_pulau terkecil_yang didominasi pepohonan Mentigi dan bebatuan besar. Dua pulau ini saling berdekatan. Terjauh adalah pulau Lampu yang harus dengan perahu untuk menuju lokasi dimaksud. 

Selepas berleha-leha di pantai, lalu jangan lupa untuk berbelanja penganan makanan ringan (snack) yang tersedia di pusat kota Belinyu, ada Otak-otak, Kemplang (kerupuk ikan), Kericu, dan sebagainya. Enak di lidah dan khas banget rasa ikannya. Sangat rekomended.

By the way, Belinyu adalah contoh kota tua dimana bangunan kolonial, rumah Melayu dan rumah etnis Tionghoa di masa penjajahan Belanda masih bisa terlihat, lalu kota yang cukup representatif dalam hal keberagaman dimana warga keturunan dan Melayu dapat hidup berdampingan. 

Berikut foto-foto pantai yang tersebut di atas.
the-rock-island-pulau-putri-bangka
the-rock-island-pulau-putri-bangka
pantai-penyusuk-bangka
pantai-penyusuk-bangka
pulau-putri-di-pantai-penyusuk-bangka-belitung
pulau-putri-di-pantai-penyusuk-bangka-belitung
pulau-putri-pantai-penyusuk-bangka
pulau-putri-pantai-penyusuk-bangka

pantai-bagus-pantai-putri-bangka-belitung
pantai-bagus-pantai-putri-bangka-belitung









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Daerah Bangka Belitung, Lima Lagu Bahasa Bangka

Ada beragam lagu daerah bangka belitung dengan kekhasan masing-masing. Lagu daerah Bangka Belitung adalah lagu-lagu yang diciptakan dari sebuah pencipta lagu sekaligus penyanyi lagu dimaksud. Lagu daerah bangka belitung ini menggambarkan sebuah suasana seperti suka duka hidup berkebun seperti tercermin dalam lirik lagu "Yok Miak", coba resapi lirik lagunya

Inilah Foto-foto Kampus dan Mahasiswa Universitas Bangka Belitung di Balunijuk

Universitas Bangka Belitung (UBB) semula berstatus swasta berdiri sejak 2006 lalu kemudian resmi menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sejak 2010 adalah termasuk Perguruan Tinggi Negeri Baru yang makin menunjukkan kelasnya diantara PTN lainnya.

Penerimaan mahasiswa baru sudah dimulai dan kini memasuki jalur pertama yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Nanti setelahnya akan memasuki periode SBMPTN kepanjangan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri dan terakhir adalah tahapan SNMPTN.

Setelah Melihat foto-foto berikut, ternyata inilah Wajah Bangka Tempo Dulu

Kalau kini fotografer menggunakan drone untuk memotret dari ketinggian dalam angle bird eye, maka bagaimanakah fotografer dahulu berhasil mengabadikan objek-objek terutama yang berhubungan dengan era kolonial. Itulah yang membuat saya penasaran. Apakah mereka naik pohon yang tinggi?, apakah menggunakan balon udara?, atau menggunakan pesawat terbang.
Setidaknya pertanyaan itu muncul ketika saya menemukan foto hotel Menumbing yang terletak di Gunung Menumbing yang dijepret dari sudut mata burung atau langit pada tahun 1935 an itu. Meskipun saya tak menemukan data exif utuh, namun saya yakin tampaknya hotel Menumbing, yang merupakan tempat presiden pertama Ir.Soekarno pernah ditahan tersebut dijepret dari atas pesawat. Sebab itulah opsi yang paling masuk akal. Teknologi yang memungkinkan bagi fotografer untuk memotret dengan perspektif mata burung adalah dengan menaiki pesawat terbang pada era sebelum drone.