Langsung ke konten utama

Pantai ini jadi Favorit ala Bangka Belitung Blog

jilbab-bangka-belitung-blog
jilbab-bangka-belitung-blog

Pantai Rambak termasuk ke dalam spot favorit pantai Bangka Belitung Blog. Pantai ini mudah ditemui karena jaraknya yang dekat dengan kota Sungailiat Kab. Bangka.
Tentu saja jarak yang dekat bukan satu-satunya alasan utama, sebab keindahan yang ditawarkannya unik dan menarik.

Yang pertama, Rambak memberikan pantai yang luas dan berpasir putih. Selain itu, ia juga dipenuhi bebatuan granit yang beraneka ragam pada sisi pantainya.


Namun, anda jangan salah pantai Rambak yang dimaksud ini berada di sisi kirinya, lewat jalan satunya yang sebelah kiri ketika anda bertemu simpang dua ketika hendak ke pantai ini.

Pantai Rambak satunya, juga indah dan menawan semacam teluk. Namun sore itu saya sengaja mampir ke pantai Rambak satunya dimana bersandar perahu nelayan dan reruntuhan bangunan.

Adanya aktifitas nelayan dan reruntuhan bangunan ini yang membuat ia menjadi menarik. Maksudnya, pemandangan tidak melulu soal alam, namun ada nuansa human interest dan tentang rasa abandoned places.

"Hal diatas menjadi poin kelebihan kedua dari alasan mengapa pantai rambak spot favorit di Bangka Belitung blog."

Selanjutnya alasan ketiga adalah karena pantai Rambak memberikan spot matahari terbenam. Saya piker Rambak lah yang dapat memberikan pemandangan maksimal dari matahari terbenam. Anda jangan berfikir bahwa sunset ini seperti halnya foto matahari yang pas jatuh di garis horizon, namun untuk daerah Sungailiat, garis pantainya ternyata bersisi dengan arah matahari terbenam.

Jadi, fotografer di Sungailiat akan susah mendapatkan foto Sunset. Beda halnya dengan mereka yang ada di daerah Belinyu dan sekitarnya, dimana garis pantai di utara pulau Bangka ini maksimal.

Saya pikir demikian deskripsi ringkas soal pantai Rambak sebagai spot favorit Bangka Belitung blog. Selanjutnya anda silahkan lihat-lihat foto hasil jepretan saya tempo hari.
Gear yang saya gunakan adalah kamera Nikon D90, dengan lensa 10-24 nikkor lens f : 5,6, selanjutnya ada tambah filter CPL Hoya. Enjoy them all . (aksansanjaya)

abandoned-place-in-bangka-belitung
abandoned-place-in-bangka-belitung

foto-bangka-belitung-blog-indah
foto-bangka-belitung-blog-indah

lokasi-foto-bangka-belitung-blog
lokasi-foto-bangka-belitung-blog

model-hijab-bangka-belitung-blog
model-hijab-bangka-belitung-blog

pantai-bangka-belitung-blog-keren
pantai-bangka-belitung-blog-keren

pantai-keren-bangka-belitung-blog
pantai-keren-bangka-belitung-blog

pantai-rambak-bangka-belitung-blog
pantai-rambak-bangka-belitung-blog

rumah-roboh-bangka-belitung-blog
rumah-roboh-bangka-belitung-blog

sunset-bangka-belitung-blog
sunset-bangka-belitung-blog

wisata-bangka-belitung-blog
wisata-bangka-belitung-blog


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Daerah Bangka Belitung, Lima Lagu Bahasa Bangka

Ada beragam lagu daerah bangka belitung dengan kekhasan masing-masing. Lagu daerah Bangka Belitung adalah lagu-lagu yang diciptakan dari sebuah pencipta lagu sekaligus penyanyi lagu dimaksud. Lagu daerah bangka belitung ini menggambarkan sebuah suasana seperti suka duka hidup berkebun seperti tercermin dalam lirik lagu "Yok Miak", coba resapi lirik lagunya

Inilah Foto-foto Kampus dan Mahasiswa Universitas Bangka Belitung di Balunijuk

Universitas Bangka Belitung (UBB) semula berstatus swasta berdiri sejak 2006 lalu kemudian resmi menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sejak 2010 adalah termasuk Perguruan Tinggi Negeri Baru yang makin menunjukkan kelasnya diantara PTN lainnya.

Penerimaan mahasiswa baru sudah dimulai dan kini memasuki jalur pertama yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Nanti setelahnya akan memasuki periode SBMPTN kepanjangan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri dan terakhir adalah tahapan SNMPTN.

Setelah Melihat foto-foto berikut, ternyata inilah Wajah Bangka Tempo Dulu

Kalau kini fotografer menggunakan drone untuk memotret dari ketinggian dalam angle bird eye, maka bagaimanakah fotografer dahulu berhasil mengabadikan objek-objek terutama yang berhubungan dengan era kolonial. Itulah yang membuat saya penasaran. Apakah mereka naik pohon yang tinggi?, apakah menggunakan balon udara?, atau menggunakan pesawat terbang.
Setidaknya pertanyaan itu muncul ketika saya menemukan foto hotel Menumbing yang terletak di Gunung Menumbing yang dijepret dari sudut mata burung atau langit pada tahun 1935 an itu. Meskipun saya tak menemukan data exif utuh, namun saya yakin tampaknya hotel Menumbing, yang merupakan tempat presiden pertama Ir.Soekarno pernah ditahan tersebut dijepret dari atas pesawat. Sebab itulah opsi yang paling masuk akal. Teknologi yang memungkinkan bagi fotografer untuk memotret dengan perspektif mata burung adalah dengan menaiki pesawat terbang pada era sebelum drone.