Langsung ke konten utama

Mencoba Adventure ke Pantai Tengkalat Belinyu Bangka

tengkalat-pantai-belinyu
tengkalat-pantai-belinyu

Beberapa bulan yang lalu, saya bersama rekan kerja "berpetualang" ke pantai Tengkalat. Pantai ini merupakan salat satu spot incaran bagi pemancing sekitaran Belinyu. Memang tak mudah untuk bertandang ke pantai satu ini. yang konon mampu menghadirkan ikan-ikan target berkelas.

Saya baru kali ini dengar pantai Tengkalat. Memang tak semua orang tau keberadaan pantai ini berhubung lokasinya yang sulit dicapai. Hanya segelintir orang yang tau jalan pintas menuju ke lokasi ini.

Untung saja ada kenalan kawan dari Belinyu yang hapal lokasi dimaksud. Jadi berangkatlah kami ke lokasi dengan membawa peralatan memancing yang representatif.

Dibutuhkan waktu sekitar dua jam perjalanan bermotor dari kota Belinyu ke lokasi pantai Tengkalat. Lewat perkampungan penduduk, hutan kecil, pantai dan jembatan-jembatan kayu sungai Tengkalat.

Lokasi memancing hanya ada bebatuan beragam bentuk. Kebanyakan dipenuhi jenis bebatuan metamorf (bebatuan tua) bewarna kecoklatan.

Mirip dengan jenis bebatuan yang ada di pantai Pejem, namun di Tengkalat, hampir sepanjang garis pantai dipenuhi bebatuan jenis ini. Ia tampak berserakan dan luas sepanjang pantai.



Saya masih melihat bahwa lokasi ini sangat asri dan alami. Pantainya bersebelahan dengan hutan pohon pendek dan rapat. Lokasi ini juga dekat dengan areal kawasan suku Lom, suku khas Bangka yang masih memegang adat istiadat tersendiri selain Melayu.

Berhubung, cuaca yang mendung dan hujan, maka tak banyak foto-foto indah yang mampu diabadikan. Selain itu, memang acaranya adalah memancing bersama kawan. Namun, sekali lagi untung tak dapat diraih, malang tak dapat di elak, air laut ternyata tak beriak laiknya air kolam. Ini pertanda, ikan malas bermain-main di lautan.

Alhasil, kondisi ini memaksa kami pulang cepat dan status zonk tanpa hasil.

Tapi, tak mengapa, paling tidak niat awal untuk survey terpenuhi. Sudah mengeksplore kawasan pantai Tengkalat ini. Semoga lain waktu, dapat berkunjung ke lokasi ini lagi. (Aksansanjaya)

Berikut foto-foto pantai dimaksud.

fishing-in-pantai-tengkalat-bangka
fishing-in-pantai-tengkalat-bangka

pantai-tengkalat-belinyu-bangka
pantai-tengkalat-belinyu-bangka

pantai-tengkalat-pejem-pulau-bangka-indonesia
pantai-tengkalat-pejem-pulau-bangka-indonesia

Pantai-tengkalat-pejem
Pantai-tengkalat-pejem

pantai-tengkalat-pulau-bangka-belitung
pantai-tengkalat-pulau-bangka-belitung

pantai-tengkalat-pulau-bangka
pantai-tengkalat-pulau-bangka




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Daerah Bangka Belitung, Lima Lagu Bahasa Bangka

Ada beragam lagu daerah bangka belitung dengan kekhasan masing-masing. Lagu daerah Bangka Belitung adalah lagu-lagu yang diciptakan dari sebuah pencipta lagu sekaligus penyanyi lagu dimaksud. Lagu daerah bangka belitung ini menggambarkan sebuah suasana seperti suka duka hidup berkebun seperti tercermin dalam lirik lagu "Yok Miak", coba resapi lirik lagunya

Setelah Melihat foto-foto berikut, ternyata inilah Wajah Bangka Tempo Dulu

Kalau kini fotografer menggunakan drone untuk memotret dari ketinggian dalam angle bird eye, maka bagaimanakah fotografer dahulu berhasil mengabadikan objek-objek terutama yang berhubungan dengan era kolonial. Itulah yang membuat saya penasaran. Apakah mereka naik pohon yang tinggi?, apakah menggunakan balon udara?, atau menggunakan pesawat terbang.
Setidaknya pertanyaan itu muncul ketika saya menemukan foto hotel Menumbing yang terletak di Gunung Menumbing yang dijepret dari sudut mata burung atau langit pada tahun 1935 an itu. Meskipun saya tak menemukan data exif utuh, namun saya yakin tampaknya hotel Menumbing, yang merupakan tempat presiden pertama Ir.Soekarno pernah ditahan tersebut dijepret dari atas pesawat. Sebab itulah opsi yang paling masuk akal. Teknologi yang memungkinkan bagi fotografer untuk memotret dengan perspektif mata burung adalah dengan menaiki pesawat terbang pada era sebelum drone.

Inilah Foto-foto Kampus dan Mahasiswa Universitas Bangka Belitung di Balunijuk

Universitas Bangka Belitung (UBB) semula berstatus swasta berdiri sejak 2006 lalu kemudian resmi menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sejak 2010 adalah termasuk Perguruan Tinggi Negeri Baru yang makin menunjukkan kelasnya diantara PTN lainnya.

Penerimaan mahasiswa baru sudah dimulai dan kini memasuki jalur pertama yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Nanti setelahnya akan memasuki periode SBMPTN kepanjangan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri dan terakhir adalah tahapan SNMPTN.