Selasa, 28 Februari 2017

Kok Bisa !, di Kaki Gunung Tajam ini ada Penangkaran Mentilin

>
aula-batu-mentas-belitong
Dua hal yang bikin spesial mengunjungi obyek wisata Batu Mentas di pulau Belitong adalah pesona aliran air yang jernih dan dibuat laksana kolam mandi modern. Satu hal lainnya adalah adanya penangkaran Tarsius yang dibuat dalam kandang alami. Tentu saja, tiada bisa dilupakan suasana kedamaian dan ketenangan yang didapat ketika berkunjung ke tengah hutan gunung Tajam ini.


Tempo hari saya mengunjungi obyek wisata Batu Mentas di kaki Gunung Tajam ini. Jarak ke lokasi dari Tj Pandan menghabiskan waktu sekitar satu jam dengan roda dua. Secara adminstrasi Batu Mentas terletak di Desa Kelekak Datuk, Kecamatan Badau, Belitung Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.


Menembus hutan perbukitan Gunung Tajam dengan jalan beraspal membuat akses ke lokasi sangat mudah. Sampai di parkiran, pengunjung bayar Rp. 10.000 saja untuk menikmati suguhan wisata geo park ini.
batu-mentas-wisata-belitong
Selasar mandi 

Kesan pertama adalah kandang melingkar setinggi sekitar empat meter. Menyatu dengan sejumlah pepohonan yang tumbuh di dalamnya. Tampaknya kandang ini sengaja dibuat menutupi sejumlah pepohonan dimaksud. Setelah bertanya, rupanya inilah kandang Tarsius atau Mentilin, hewan nocturnal khas Bangka Belitung.

Sayangnya saat berkunjung, Mentilin dimaksud melarikan diri dengan mengerat kandang. Ini kata penjaganya setelah kami tampak seperti orang bodoh melihat-lihat dan mencari sekeliling kandang untuk melihat Mentilin dimaksud. Pantas saja, kami tak menemukan hewan kecil ini.

Tarsius
Biarpun tak menemui Tarsius, kami merasa puas menikmati sungai jernih yang mengalir diantara sela-sela bebatuan granit. Sedang pada sebuah sisi, pengelola wisata membangun semacam pemandian lengkap dengan tangga-tangga bersemen. Pengunjung tinggal menceburkan diri ke sungai yang berdasar pasir putih ini.

Tampak ramai pengunjung mandi bersenang-senang dengan ban karet, kacamata renang dan aneka aksesoris mandi lainnya. Kami tak sempat mandi, karena sebelumnya tak ada planning berkunjung ke wisata di kaki Gunung Tajam, sebuah gunung tertinggi di pulau Belitong dengan 510 mdpl.

Namun, kesan saya sangat senang dari kunjungan ini. Sebuah inspirasi tersendiri tentang bagaimana mengelola alam sebagai tempat wisata sekaligus perpaduan pelestarian lingkungan. ***
  • i
Posting Komentar