Ternyata ini Empat Alasan Pasangan tidak Mengumbar Kemesraan di Media Sosial

Viva.co.id- Melihat foto-foto kemesraan pasangan baik yang sudah menikah atau pacaran jamak kita lihat di situs jejaring sosial semacam Facebook atau Instagram. Memang foto kemesraan semacam ini mendominasi situs jejaring sosial termasuk di Bangka. Namun, benarkah pasangan yang jarang mengumbar kemesraan di Media sosial adalah pasangan yang tidak bahagia?. Apakah kita yakin bahwa foto bisa menunjukkan kemesraan pasangan terutama dalam percintaan masyarakat Bangka. Berikut alasannya :


Berbicara tentang pasangan kekasih, memang kebanyakan pasangan sekarang adalah pasangan yang suka mengumbar kisah hubungannya ke media sosial. Biasanya itu ditujukan agar semua orang tahu bagaimana hubungan mereka berdua. Kalau hal itu tidak berlebihan memang tidak akan menjadi masalah, namun jika berlebihan kemungkinan besar akan bermasalah pada hubungan. Bisa saja muncul orang ketiga yang mengganggu hubungan karena tidak suka melihat pasangan tersebut sering mengumbar kisah asmaranya.

Lalu bagaimana jika ada pasangan yang tidak suka mengumbar kisah asmaranya baik itu saat bahagia maupun sedih? Apa yang menjadikan alasan mereka tidak mau mengumbar kisah bahagianya tersebut? Berikut ini beberapa alasan mengapa pasangan bahagia tidak suka mengumbar di media sosial:

1. Tidak mencari validasi dari orang lain
Berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan di Social Psychology Bulletin pada tahun 2014 mengindikasikan bahwa kalau pamer bukti keharmonisan di jejaring sosial justru menandakan para pelakunya sedang dalam situasi sebaliknya. Karena mereka tidak puas dengan hubungannya, maka mereka berusaha membuat atau menciptakan ilusi hubungan yang sempurna di mata publik. Tentu saja ratusan like dan komentar positif bernada iri tidak akan mengubah apapun yang harus di perbaiki di dunia nyata atau pada keadaan yang sebenarnya.
2. Lebih fokus terhadap satu sama lain
Tidak sering mengumbar mengupdate status atau fotor setiap waktu akan membuat pasangan memiliki lebih banyak waktu untuk fokus terhadap pasangan. Pasangan yang seperti ini justru akan lebih sering menikmati momen kebersamaan dengan pasangan dibandingkan pasangan kekasih yang sibuk pamer kemesraan atau kebahagiaan di jejaring sosial.
3. Tidak terpengaruh tekanan sosial di dunia maya
Semakin sering anda mengunggah aktivitas anda di dunia maya, maka itu berarti akan semakin besar pula ketergantungan anda untuk berbagi ke khalayak ramai. Alhasil, seringnya anda mengupload aktivitas di dunia maya akan membuat anda tergerus tekanan sosial. Entah itu tekanan sosial agar anda selalu terlihat sempurna di depan publik, atau tekanan sosial agar anda mampu menerima dan membiarkan orang luar mengomentari kehidupan anda bersama pasangan.
4. Melindungi privasi dari campur tangan pihak luar
Semakin seidkit orang lain mengetahui tentang dalamnya hubungan anda dengan pasangan, maka akan semakin kecil pula pengaruh yang anda dapatkan dari orang lain. Artinya, pengaruh eksternal pun akan lebih berkurang. Dengan cara ini, anda lebih bisa mengatasi masalah dan mengembangkan relasi secara mandiri tanpa ada campur tangan dari orang lain atau dari pihak lainnya.


Demikianlah informasi tentang Alasan Pasangan Bahagia tidakMengumbar di Media Sosial seperti dikutip dari situs Viva.co.id. Semoga sharing informasi diatas bermanfaat. 

Komentar