Langsung ke konten utama

Baru Tahu ini loh Lima Alasan Berkunjung ke Pantai Teluk Uber Bangka Belitung


Pantai Teluk Uber Pantai Bangka di Provinsi Bangka Belitung

Berhubung sedang summer di Amerika Serikat, saya jadi teringat dengan pantai di Bangka Belitung. Maklumlah Bangka Belitung memang dikenal dengan kualitas pantainya yang aduhai. Sebagai sebuah provinsi kepulauan, Bangka Belitung kaya akan objek wisata bahari, terutama objek wisata pantai. Hal yang wajar untuk provinsi dengan panjang pantai 1.200 km ini. Tanpa menafikan keberadaan objek wisata lainnya, pantai dengan aneka ragam bentuknya telah menjadi andalan dalam hal ihwal pengembangan spot wisata Laskar Pelangi. Memang harus diakui, Bangka Belitung kaya akan pantai indahnya seperti Parai Tenggiri, Pantai Penyusuk, Pantai Pasir Padi, Pantai Tanjung Kelayang, Pantai Tanjung Tinggi, ataupun Teluk Bingga telah terkenal dan menjadi tujuan wisata utama wisatawan asing maupun lokal dari pulau Bangka atau Belitung.

Ingatan saya teringat pada pantai Teluk Uber di Sungailiat Kabupaten Bangka. Sebuah Pantai yang dekat dengan kota dan indah tentu saja. Meskipun pernah saya bahas di postingan sebelumnya, namun tulisan kali ini mencoba untuk menggugah hati anda untuk berkunjung ke pantai indah Bangka Belitung ini. Ini loh ternyata lima alasan untuk mengunjungi pantai Bangka yang terkenal ini.
Salah satu pantai Bangka yang ramai dikunjungi adalah pantai Teluk Uber di Sungailiat Kab. Bangka Provinsi Bangka Belitung. Penulis sengaja menyambangi keindahan pantai ini. Meski telah kerap kali menjumpai Pantai Teluk Uber, namun keeksotikannya tetap menggoda mata. Sekedar melepas lelah dari kepenatan kerja dan rutinitas harian, angin laut dan gelombang pantai serasa penyejuk diri. Sengaja membawa kamera, seperti biasa perlengkapan utama yang selalu dibawa ketika hendak plesir ke tempat seperti ini. Apalagi, cuaca cerah dengan kontur langit biru dan berawan sangat jarang untuk bulan-bulan akhir di tahun ini. Cuaca ini sangat pas menikmati pantai Teluk Uber di pulau Bangka sama halnya pantai di Belitung.


Alasan pertama untuk berkunjung ke pantai Teluk Uber adalah dekat dengan pusat kota Sungailiat. Seperti pantai-pantai seperti Teluk Limau, Pantai Tikus, Pantai Tanjung Pesona, Pantai Rebo dan lainnya di sepanjang pantai timur pulau Bangka, Pantai Teluk Uber terletak lebih kurang 10 km dari Kota Sungailiat yang bisa ditempuh sekitar limabelas menit perjalanan roda dua. Jadi bagi para wisatawan, berkunjung ke pantai Teluk Uber bangka ini tak memakan banyak energi. Bensin pun tak mahal cukup dua liter dengan motor. Bagi yang menginap di Kota Sungailiat, anda akan diuntungkan karena faktor kedekatan ini.


Alasan kedua karena pantai Teluk Uber lebar dan menjorok ke daratan. Memiliki luas sekitar 25 Ha, kawasan pantai indah di pulau Bangka ini berbentuk teluk dipagari alami oleh gugusan batu-batuan di sebelah kanan dan kiri. Bebatuan ini mengapit pantai Teluk Uber dengan luas sekitar 300 m dengan pasir putih yang empuk dengan riak gelombang yang lembut.



Belum diketahui pasti, kenapa disebut dengan Uber. Bila melihat asal kata, Uber dalam bahasa Bangka berarti kejar. Penamaan ini bisa jadi untuk menggambarkan gelombang laut yang saling bekejaran. Sebab ketika gelombang masuk ke teluk, ia seakan menyempit, dan berebutan masuk ke daratan. Uber, seperti gelombang yang dauber-uber atau dikejar-kejar.



Alasan ketiga adalah, Pantai Teluk Uber memiliki Pasir pantai putih dan landai, luasnya sekitar lima sampai 10 meter. Lalu memanjang hingga ke sisi dibatasi batuan dan pepohonan hijau. Untuk sampai ke pantai indah bangkaini , jalan menurun sejak dari portal masuk. Di dataran landai ini, akan tampak pohon nyiur setinggi belasan meter sebagai peneduh lokasi.



Alasan keempat, pengelolaan pantai Teluk Uber ini masih swadaya masyarakat. Sehingga, anda tidak disibukkan dengan izin untuk bakar-bakar ikan. Cukup membayar karcis masuk sekitar dua ribu rupiah perorang, anda sudah bisa menikmati suasana alami pantai ini.



Alasan kelima adalah fasilitas wisata yang sudah tersedia. Kawasan ini telah berdiri sebuah hotel dengan 10 kamar di sisi kiri portal masuk. Lokasinya berada di dataran tinggi sehingga, bagi pengunjung akan dapat memandang pantai dan lautnya di sela-sela jendela. Selain itu berdiri pula cafeteria yang terletak di sudut kiri dari arah masuk, lokasinya seolah tersembunyi di bawah perbukitan, sedang di sisi kiri depan, tampak perbukitan batu dan pepohonan sebagai batas pantai ini. Pengunjung akan dapat melihat laut lepas ke laut Cina Selatan. Di depan, para pengunjung Pantai Teluk Uber akan melihat kumpulan perahu nelayan yang bersandar.



Pengunjung Pantai Teluk Uber akan dapat membeli ikan dari para nelayan ini untuk sekedar dibakar dan dinikmati di lepas pantai bersama keluarga ketika menikmati wisata pantai bangka belitung. ***

Pantai Teluk Uber pantai Bangka Belitung diperkaya bebatuan dan air yang jernih

karakteristik pantai teluk uber bangka belitung ini memang diperkaya bebatuan dengan ragam bentuk

pada saat juni sd juli waktu yang tepat untuk anda fotografer landscape memotret pantai bangka

sudut teluk uber, pantai utama di bangka yang memang mirip teluk indah


Postingan populer dari blog ini

Lagu Daerah Bangka Belitung, Lima Lagu Bahasa Bangka

Ada beragam lagu daerah bangka belitung dengan kekhasan masing-masing. Lagu daerah Bangka Belitung adalah lagu-lagu yang diciptakan dari sebuah pencipta lagu sekaligus penyanyi lagu dimaksud. Lagu daerah bangka belitung ini menggambarkan sebuah suasana seperti suka duka hidup berkebun seperti tercermin dalam lirik lagu "Yok Miak", coba resapi lirik lagunya

Inilah Foto-foto Kampus dan Mahasiswa Universitas Bangka Belitung di Balunijuk

Universitas Bangka Belitung (UBB) semula berstatus swasta berdiri sejak 2006 lalu kemudian resmi menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sejak 2010 adalah termasuk Perguruan Tinggi Negeri Baru yang makin menunjukkan kelasnya diantara PTN lainnya.

Penerimaan mahasiswa baru sudah dimulai dan kini memasuki jalur pertama yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Nanti setelahnya akan memasuki periode SBMPTN kepanjangan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri dan terakhir adalah tahapan SNMPTN.

Setelah Melihat foto-foto berikut, ternyata inilah Wajah Bangka Tempo Dulu

Kalau kini fotografer menggunakan drone untuk memotret dari ketinggian dalam angle bird eye, maka bagaimanakah fotografer dahulu berhasil mengabadikan objek-objek terutama yang berhubungan dengan era kolonial. Itulah yang membuat saya penasaran. Apakah mereka naik pohon yang tinggi?, apakah menggunakan balon udara?, atau menggunakan pesawat terbang.
Setidaknya pertanyaan itu muncul ketika saya menemukan foto hotel Menumbing yang terletak di Gunung Menumbing yang dijepret dari sudut mata burung atau langit pada tahun 1935 an itu. Meskipun saya tak menemukan data exif utuh, namun saya yakin tampaknya hotel Menumbing, yang merupakan tempat presiden pertama Ir.Soekarno pernah ditahan tersebut dijepret dari atas pesawat. Sebab itulah opsi yang paling masuk akal. Teknologi yang memungkinkan bagi fotografer untuk memotret dengan perspektif mata burung adalah dengan menaiki pesawat terbang pada era sebelum drone.