Langsung ke konten utama

Dua Jempol untuk Bangkatour.com

Bangka Tour
Ramai dibicarakan bahwa Bangka Belitung adalah provinsi yang kaya. Kaya akan hasil tambang Timah. Sejak ratusan tahun lalu, sejak zaman kerajaan Sriwijaya, Timah Bangka menjadi tulang punggung kehidupan politik maupun social. Hingga Banka Tin Mining selanjutnya Timah. Semuanya mengenai Timah saja. 

Namun,lambat laun dampak penggalian itu baru terasa sekarang ini, ketika jumlah penduduk makin bertambah, kebutuhan akan perumahan makin luas . sedangkan lahan yang seupil itu mesti dibagi lagi dengan Sawit, Ladang, Kolong dan areal Tambang. Kita baru sadar, Bangka tidaklah luas.

Dan kita pun sadar, tiada kerja yang lain selain timah dan timah. Orang kalau tidak jadi Pegawai Negeri Sipil, lebih milih jadi penambang TImah atau punya TI. Begitulah tiada terobosan berarti tentang bagaimana mengembangkan provinsi ini. Seolah-olah kita tidak punya sumber daya lain untuk diolah menjadi sumber pendapatan.


Tentu tidak selamanya Bangka Belitung bergantung pada sector Timah. Sebab sebagai bahan galian tambang, ia tak abadi, tak bisa ditumbuh kembangkan. Harus ada sumber pendapatan lain. Sebuah andalan bagi pemasukan provinsi ini. Kini pun, semakin susah mencari lahan, dan kalaupun ada, harus lebih dalam lagi menggalinya. Atau pindah ke pantai lain. Dimana ini yang sebabkan matinya terumbu karang di sejumlah laut di Bangka.

Syukurlah opini saya ini tidak lah seratus persen benar, sebab ada beberapa orang dan ini anak muda yang berani lakukan terobosan. Sebuah terobosan yang kreatif tentang bagaimana memanfaatkan sumber daya Bangka dan Belitung. Sebuah kekuatan pikiran. Kecerdasan memanfaatkan peluang yang ada. Jeli melihat potensi yang sesungguhnya ada di depan mata.

Mereka adalah seperadik (saudara sedaerah), yang memutuskan untuk menjadi wirausaha. 

Berbekal keyakinan dan tekad kuat. Bangka Tour  adalah wujud dari kecerdasan itu. Mereka bersepakat mengolah alam wisata di Bangka dan Belitung menjadi spot wisata tersendiri. Ada macam-macam paket yang ditawarkan. Harga terjangkau dan mudah diakses.
Bangka Tour and Travel bukan saja agen perjalanan wisata konvensional berbasis brosur dan iklan media cetak. Namun mereka bergerak ke rentang dunia Maya. Sebuah kejelian bagaimana memanfaatkan teknologi informasi. Menggabungkan strategi promosi dan kerjasama wisata melalui website dan lalu lintas email.

Saya bersyukur bahwa ada anak muda ini yang telah berani di jalan ini. Tidak terpaku pada PNS dan Timah setelah lulus kuliah. Saya yakin bahwa jika komitmen dan konsistensi digabungkan, akan membuat karya mereka akan fokus dan berkembang pesat.

Jika diperhatikan tampilan fisik webnya. Bangka Tour cukup menarik.  Elemen grafis semacam foto slide, foto background, desain yang simple dan warna dasar yang elegan membuat mudah dibaca dan dipahami. 

Tentu saya tidak menutup mata bahwa ada beberapa pendahulu yang bergerak di jalur dot.com.  Dan prediksi saya ada ratusan blog atau web semacam itu sekarang. Tentang bagaimana memanfaatkan internet sebagai media promosi bisnis atau lapak online tersendiri.
Kesemuanya baik dan jelas adalah keuntungan bagi Bangka Belitung. Bahwa objek wisata dan budayanya akan lebih bisa dijual dalam ke luar.

Saya acungkan jempol untuk Bangka Tour and travel. Semoga dalam perjalanannya sukses dan mampu menginspirasi ratusan ribu pemuda di bumi Laskar Pelangi ini. Untuk berani mengembangkan naluri bisnis. Seperti katang Idang Rasjidi, “Banggalah menjadi urang Bangka, dan Kalau bukan kite urang Bangka, siapa lagi yang membangun provinsi ini,”. (aksansanjaya)


Komentar

Aan mengatakan…
Wah Bangka Tour pasti akan lebih hebat dan lebih besar lagi kalau abang bisa ikut serius di visitbabel.com nya. hehee.

Terima kasih yang tulus dan tak terhingga buat review-nya.Luar biasa!.

Kalau ada rencana hunting?. ku mau ikutan bang.
Bang-Is mengatakan…
mantap, dilanjut bang. Mari bangun Bangka Belitung.

Salam,

Bang-Is aka didi (dukonbesar)
bloggerbangka mengatakan…
sama bung @aan, sukses selalu..mari maju bersama selaras dan seimbang...
Anonim mengatakan…
bangka belitung itu ibarat jalan2 ditempat saja tidak maju tidak mundur, becermin koreksi sekitar saudara2,apa yang saudara berikan buat daerah saudara belom ada jawabannya bukan nya tidak ada, jujur saya iba mudik kebabel tercinta dulu kini seperti berada dizaman kisah sejarah nazi banyak diktator , diskriminasi tingkat tinggi, salam hangat buat saudara ku dibabel dari saya di singapore yang kini bekerja di perusahaan IT kenapa tidak dibangka karena tidak ada sela bidang saya
bloggerbangka mengatakan…
Bung Anonym, saya kerap bertemu orang bangka seperti anda, bukan cuma di luar namun di dalam saja, yg kebanyakan galau dan mengiba, menyayangkan, sedih dan kecewa terhadap pembangunan dan alam di bangka....

tapi saya jarang bertemu mereka2 yang tak lagi komplain dan galau, namun yang "DO SOMETHING, ACTION..."

Pertama dan kedua sama2 baik...ada perhatian, namun orang kedua...lebih keren dan cool...

begitu kira2 my opinion

Postingan populer dari blog ini

Lagu Daerah Bangka Belitung, Lima Lagu Bahasa Bangka

Ada beragam lagu daerah bangka belitung dengan kekhasan masing-masing. Lagu daerah Bangka Belitung adalah lagu-lagu yang diciptakan dari sebuah pencipta lagu sekaligus penyanyi lagu dimaksud. Lagu daerah bangka belitung ini menggambarkan sebuah suasana seperti suka duka hidup berkebun seperti tercermin dalam lirik lagu "Yok Miak", coba resapi lirik lagunya

Setelah Melihat foto-foto berikut, ternyata inilah Wajah Bangka Tempo Dulu

Kalau kini fotografer menggunakan drone untuk memotret dari ketinggian dalam angle bird eye, maka bagaimanakah fotografer dahulu berhasil mengabadikan objek-objek terutama yang berhubungan dengan era kolonial. Itulah yang membuat saya penasaran. Apakah mereka naik pohon yang tinggi?, apakah menggunakan balon udara?, atau menggunakan pesawat terbang.
Setidaknya pertanyaan itu muncul ketika saya menemukan foto hotel Menumbing yang terletak di Gunung Menumbing yang dijepret dari sudut mata burung atau langit pada tahun 1935 an itu. Meskipun saya tak menemukan data exif utuh, namun saya yakin tampaknya hotel Menumbing, yang merupakan tempat presiden pertama Ir.Soekarno pernah ditahan tersebut dijepret dari atas pesawat. Sebab itulah opsi yang paling masuk akal. Teknologi yang memungkinkan bagi fotografer untuk memotret dengan perspektif mata burung adalah dengan menaiki pesawat terbang pada era sebelum drone.

Inilah Foto-foto Kampus dan Mahasiswa Universitas Bangka Belitung di Balunijuk

Universitas Bangka Belitung (UBB) semula berstatus swasta berdiri sejak 2006 lalu kemudian resmi menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sejak 2010 adalah termasuk Perguruan Tinggi Negeri Baru yang makin menunjukkan kelasnya diantara PTN lainnya.

Penerimaan mahasiswa baru sudah dimulai dan kini memasuki jalur pertama yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Nanti setelahnya akan memasuki periode SBMPTN kepanjangan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri dan terakhir adalah tahapan SNMPTN.