Langsung ke konten utama

Dibuai Pertiwi

Pertiwi ibarat buaian diri
Dalam fajar memerah dan bakau berselimut embun
Sebuah pagi,  dimana sungai seperti kawan bermain
Biduk dikayuh seperaduan sungai
Tak jengah seolah hidup adalah aliran itu…
Keras namun lembut

Pertiwi ibarat Senyawa
Ketika senja menjelang…Asap tanah bakar bersenandung
Sebuah hari, perolehan diri dan pada tiap jengkal semai lada
Nafas tiada terkira..tiada jengah, namun bahagia dalam hati
Membawa bingkisan ke pondok, dan kami berebutan
Pada segalanya…

Ia, gurun sahara itu…megah, atau pada semi, anggun daun warna warni
Granit pada pantai..kokoh pada ombak, tiada tersungkur
Elang  terbang tinggi, membawa ikan pada anak yang lapar
Beringin, dahan yang kokoh itu…memberi teduh tiada terkira

Aku pasti merindui masa lalu, mengukur seberapa jauh jarak lapang
Tentang petak lada, tentang kelekak..durian,
Bicara tentang hidup sebenarnya, tak ada kata lelah

Aku pasti merindui masa lalu..tentang seseorang yang merangkul ku
Bicara tentang dongeng..dan memancing bersama.
Tentang memberi dan selalu memberi selamanya
Tidur di sela lengan pada sudut rumah papan

Seseorang yang riang dan hangat,
Senyum itu tak bisa ku lepas…hingga akhir hayat
Kasih sayang sepanjang zaman***

Komentar

bisnis tiket pesawat mengatakan…
bagus banget nih,
gak rugi dah mampir baca

Postingan populer dari blog ini

Lagu Daerah Bangka Belitung, Lima Lagu Bahasa Bangka

Ada beragam lagu daerah bangka belitung dengan kekhasan masing-masing. Lagu daerah Bangka Belitung adalah lagu-lagu yang diciptakan dari sebuah pencipta lagu sekaligus penyanyi lagu dimaksud. Lagu daerah bangka belitung ini menggambarkan sebuah suasana seperti suka duka hidup berkebun seperti tercermin dalam lirik lagu "Yok Miak", coba resapi lirik lagunya

Inilah Foto-foto Kampus dan Mahasiswa Universitas Bangka Belitung di Balunijuk

Universitas Bangka Belitung (UBB) semula berstatus swasta berdiri sejak 2006 lalu kemudian resmi menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sejak 2010 adalah termasuk Perguruan Tinggi Negeri Baru yang makin menunjukkan kelasnya diantara PTN lainnya.

Penerimaan mahasiswa baru sudah dimulai dan kini memasuki jalur pertama yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Nanti setelahnya akan memasuki periode SBMPTN kepanjangan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri dan terakhir adalah tahapan SNMPTN.

Setelah Melihat foto-foto berikut, ternyata inilah Wajah Bangka Tempo Dulu

Kalau kini fotografer menggunakan drone untuk memotret dari ketinggian dalam angle bird eye, maka bagaimanakah fotografer dahulu berhasil mengabadikan objek-objek terutama yang berhubungan dengan era kolonial. Itulah yang membuat saya penasaran. Apakah mereka naik pohon yang tinggi?, apakah menggunakan balon udara?, atau menggunakan pesawat terbang.
Setidaknya pertanyaan itu muncul ketika saya menemukan foto hotel Menumbing yang terletak di Gunung Menumbing yang dijepret dari sudut mata burung atau langit pada tahun 1935 an itu. Meskipun saya tak menemukan data exif utuh, namun saya yakin tampaknya hotel Menumbing, yang merupakan tempat presiden pertama Ir.Soekarno pernah ditahan tersebut dijepret dari atas pesawat. Sebab itulah opsi yang paling masuk akal. Teknologi yang memungkinkan bagi fotografer untuk memotret dengan perspektif mata burung adalah dengan menaiki pesawat terbang pada era sebelum drone.