Situs Informasi wisata pantai Bangka Belitung, info budaya adat istiadat masyarakat bangka belitung, serta model hijaber bangka, Pantai Bangka, Pantai Belitung, Model Bangka, Model Belitung, Pantai Bangka Belitung, Wisata Bangka Belitung,foto Bangka, foto belitung, gadis bangka, gadis belitung gadis bangka belitung, kuliner bangka, kuliner belitung, kuliner bangka belitung, pantai keren bangka, matras, pasir padi, fotografer bangka, fotografer belitung, fotografer bangka belitung

Deklarasi Komunitas Blogger Bangka Belitung

23 Juli bisa saya sebut hari yang bersejarah bagi Provinsi Bangka Belitung. Bukan karena ada kejadian monumental semacam pembentukan kabupaten baru. Ia tak besar sehingga memberi heboh masyarakat namun kecil. Kecilnya ia cuma karena diikuti tak lebih dari 20 orang. Dan diantara mereka bahkan tak mengetahui pasti apa pasal yang sedang kami gelar di hari tersebut. 
foto bersama komunitas blogger babel



Bahkan untuk penyebutan kata Blog pun bagi sebagian masyarakat di Babel tidak biasa, tidak familiar dan terasa sangat asing. Namun ini bukan jadi sesuatu yang mengherankan. Penetrasi internet di Babel harus diakui tidak lah massif. Tambah lagi karakter pengguna internet, segmented. Orang-orang muda yang suka gunakan internet.

Namun bagi kami, yang segelintir orang ini, Bang Aan, Putra Kusumah, Davisa Putra, Bang Didi pada hari itu adalah sejarah besar. Sebuah penanggalan yang memberi kami sebuah momentum, bahwa kami ada. Kami adalah kami, yang pada waktu tertentu memperbincangkan tentang Nuklir, Lada, dan Kelekak di jagad maya, bicara tentang Timah yang diangkut ke seberang, tentang makhluk gaib yang tinggal di Gunung Maras.

Dan hari itu, kami bertemu muka dalam pengertian fisik. Bersalaman dan bergurau tentang SEO atau Sosial Media. Bicara tentang rentang masa dimana shout mix dan comment coloumn jadi medium komunikasi. 

Hari itu Komunitas Blogger Bangka Belitung secara resmi di bentuk. Kami membacakan deklarasi itu.

Jika tak setengah “dipaksakan”, workshop Peluang Usaha Dunia Maya mungkin batal. Proposal yang datang dari jauh itu hasil kerja Bang Aan, bisa jadi Cuma sebatas wacana. Namun saya berkeyakinan, juga teman-teman yang di Bangka Belitung bahwa niat ini mesti terwujud. Dan dicarilah segala daya upaya bagaimana ini jadi. Sebab momennya untuk eksistensi. Bahwa kami, Komunitas Blogger Babel ada.

Jadilah kami mendeklarasikan berdirinya Komunitas ini, harapannya tak muluk-muluk lah untuk saat ini. Kami ingin dianggap ada dulu. Dan mudah-mudahan nanti, kami bisa road show ke Belitung. Teman- teman di sana, ingin kami sambangi. Berbagi cerita dan sharing pengalaman. Mudah-mudahan. (aksansanjaya).

bang didi sebagai nara sumber 3

suasana workshop

peserta workshop blogger babel

aksansanjaya sebagai narasumber media sosial

pembacaan deklarasi

deklarasi komunitas blogger babel

m putra kusumah sebagai nara sumber 1

panitia workshop

peserta yang tampak serius mendengarkan

Share:
Posting Komentar

KONTEN POPULER

ARSIP TULISAN

Recent Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

GOOGLE

ABOUT AKSANSANJAYA

Foto saya

saya pemerhati sosial budaya bangka belitung, suka fotografi dan travelling, selain itu senang berkawan dan berbagi informasi lewat tulisan.

TEMAN

Arsip Blog

Pages