Langsung ke konten utama

Hunting Landscape Pantai Sungailiat

Sabtu siang cuaca begitu cerah. Saking cerahnya, tak ada awan. Jadi yang tampak di langit, birunya langit itu. meskipun panas, namun kaki dan tangan saya mulai bergerak-gerak. Tanda gelisah. Ingin seolah beranjak dari teduhnya rumah ke sebuah tempat di luar sana. Hal yang wajar, keinginan untuk hunting begitu di ubun-ubun. Sebab beberapa hari bahkan bulan ke belakang, langit di serumpun Sebalai ini sering merajuk dan menangis. Jadi hari ini, Sabtu 12 Februari langit sedang ceria.


Keinginan ini tak berjalan sendiri ternyata. Lepas tengah hari, sms masuk berisi ajakan hunting. Segera saya mengiyakan. Ada saya, Bintang Olym dan Bang Taufik yang bergegas hari itu menuju spot wisata terkenal di Sungailiat. Kawasan Pantai Matras.

Kata Bintang, dia baru saja menemukan spot menarik. Dan ini ditemukan tanpa sengaja katanya. Dalam hati saya berfikir, memang begitu adanya. Sebab Bangka ini, pantainya sangat beragam. Baik dari segi luas maupun letak. Seperti tulisan saya sebelumnya.

Berlatas langit biru, kontras dengan objek bebatuan yang berserakan di tepi pantai. Kondisi laut surut, membuat sebagian bebatuan granit tampak besar. Kontras warna bermain di sekitar biru tua dan muda, serta abu-abu khas warna batu.

Rute yang kami lalui sepanjang pantai berpasir. Udara memang begitu panas. Untung membawa jaket kupluk. Kulit seolah terlindung dari Teriknya matahari . beberapa jepretan tak terasa telah dilepas.

Pemandangan hari ini benar-benar aduhai. Langit yang adem. Bebatuan yang gahar. Laut yang bening dan tenang seolah menyejukkan hati. Tempat ini semacam oase untuk mencari damai.

Bangka Belitung memang indah!.
Berikut hasil foto-foto yang saya abadikan.







Komentar

BangngangaN.com mengatakan…
Wadau, foto-foto mi, bikin ku dak nahan nek pulang kampung,Bang.Lah lame bener ase e dak ningok pantai-pantai tu..
aksansanjaya mengatakan…
haaa haaaa....lah berape taon ka da pulang An, pantai kite emang indah be, pi ntah ngape lah kek setaon ni...cuaca jarang bagus a, sering mendung...
Aal mengatakan…
Waaaaaaaaa, renyek lah hunting same2... kapan-kapan yo...

Postingan populer dari blog ini

Lagu Daerah Bangka Belitung, Lima Lagu Bahasa Bangka

Ada beragam lagu daerah bangka belitung dengan kekhasan masing-masing. Lagu daerah Bangka Belitung adalah lagu-lagu yang diciptakan dari sebuah pencipta lagu sekaligus penyanyi lagu dimaksud. Lagu daerah bangka belitung ini menggambarkan sebuah suasana seperti suka duka hidup berkebun seperti tercermin dalam lirik lagu "Yok Miak", coba resapi lirik lagunya

Inilah Foto-foto Kampus dan Mahasiswa Universitas Bangka Belitung di Balunijuk

Universitas Bangka Belitung (UBB) semula berstatus swasta berdiri sejak 2006 lalu kemudian resmi menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sejak 2010 adalah termasuk Perguruan Tinggi Negeri Baru yang makin menunjukkan kelasnya diantara PTN lainnya.

Penerimaan mahasiswa baru sudah dimulai dan kini memasuki jalur pertama yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Nanti setelahnya akan memasuki periode SBMPTN kepanjangan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri dan terakhir adalah tahapan SNMPTN.

Setelah Melihat foto-foto berikut, ternyata inilah Wajah Bangka Tempo Dulu

Kalau kini fotografer menggunakan drone untuk memotret dari ketinggian dalam angle bird eye, maka bagaimanakah fotografer dahulu berhasil mengabadikan objek-objek terutama yang berhubungan dengan era kolonial. Itulah yang membuat saya penasaran. Apakah mereka naik pohon yang tinggi?, apakah menggunakan balon udara?, atau menggunakan pesawat terbang.
Setidaknya pertanyaan itu muncul ketika saya menemukan foto hotel Menumbing yang terletak di Gunung Menumbing yang dijepret dari sudut mata burung atau langit pada tahun 1935 an itu. Meskipun saya tak menemukan data exif utuh, namun saya yakin tampaknya hotel Menumbing, yang merupakan tempat presiden pertama Ir.Soekarno pernah ditahan tersebut dijepret dari atas pesawat. Sebab itulah opsi yang paling masuk akal. Teknologi yang memungkinkan bagi fotografer untuk memotret dengan perspektif mata burung adalah dengan menaiki pesawat terbang pada era sebelum drone.