Kamis, 25 Februari 2010

Teluk Limau

>Pagi di Teluk Limau

Teluk ini menyimpan pesona yang syahdu, seperti lagu rhoma, heee...bukan mendramatisir tapi ini fakta. ini lah hasilnya. Merupakan tempat yang terpadu dengan kawasan wisata pantai matras, dan parai tenggiri.

Teluk ini menyimpan pesona yang menggoda.anda boleh datang ke tempat ini. sekedar memancing atau melepas lelah bersama orang-orang sekitar anda.









  • i

Sabtu, 20 Februari 2010

Yuk bekebon Sahang

>kini saat nya pemerintah bangka belitung, menghijaukan kembali tanah di bangka ini dengan lada, bukan sawit. sebab jika dinilai dari segi ekonomi, sahang memang terbukti mensejahterahkan sebenarnya, bukan beramai-ramai menamam sawit.Awak setuju dengan adanya program revitalisasi lada, white pepper muntok itu begitu terkenal..mengapa kita harus melenyapkannya dengan tanaman yang tidak ekonomis...










  • i

Kamis, 18 Februari 2010

Himpa Pucuk Idat kembali Gelar Operasi Peduli Lingkungan

>Sungailiat (Bangkanet).Himpunan Pencinta Alam (Himpa) Pucuk Idat Bangka kembali menggelar kegiatan peduli lingkungan dengan menyelenggarakan Bakti Lingkungan di lingkungan Senang hati kelurahan Sri Menanti Sungailiat Minggu (14/2) lalu. Acara tersebut melibatkan elemen masyarakat terutama pihak kecamatan Sungailiat, kelurahan Sri Menanti dan didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup berserta masyarakat senang hati serta pasukan biru dari Lapas Bukit Semut. Acara ini juga melibatkan siswa-siswi anggota Paskibra sekolah dari SMK negeri 1 dan SMA Negeri 1 Sungailiat.



Sekitar 100-an peserta membersihkan jalan sepanjang daerah lingkungan Senang hati dan pekuburan Yayasan Itihad. Kecamatan menyambut positif kegiatan yang dilakukan oleh Himpa, bahkan Drs. Harrie Patriadie, selaku camat Sungailiat dan Anshori Muslim, Sekcam sekaligus Pembina Himpa ikut turun langsung ke lapangan bersama masyarakat membersihkan sampah di lokasi.

Menurut ketua penyelenggara sekaligus ketua Himpa, Alamsyah acara ini merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap lingkungan sekitar. “Meski diprakarsai oleh Himpa, namun respon dari masyarakat sekitar sangat besar, hal ini menunjukkan bahwa kebersihan lingkungan menjadi kebutuhan bersama.” Ujarnya.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan ini ada kepedulian dari masyarakat untuk menggalakkan gotong royong dalam pembersihan lingkungan sekitar mereka, sebab hal ini dekat dengan kehidupan masyarakat itu sendiri,jika kebersihan itu tercipta akan membuat suasana yang nyaman” katanya lagi.

Acara ini merupakan agenda rutin organisasi untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman serta sekaligus ikut serta dalam usaha menjadikan Sungailiat sebagai kota ADIPURA serta mendukung program Gerbang Emas Visit Babel Archipelago 2010. Sebelumnya,Himpa pernah mengadakan kegiatan serupa dengan kegiatan penghijauan berupa penanaman pohon pinus dan kelapa di kawasan wisata Tanjung Belayar desa Rambak.***
  • i

Selasa, 16 Februari 2010

Sungailiat Icons

>Sungailiat dalam Tanda


Kota menyimpan identitas tersendiri, ketika anda mengunjungi tempat-tempat tertentu di sudut-sudut perumahan atau persimpangan jalan, anda akan menjumpai patung maupun gedung yang menjadi penanda kota.

lalu yang timbul adalah kenangan akan kota tersebut. Sungailiat berikut icon nya ditampilkan dalam gambar berikut. meski tidak menyeluruh, namun ini bisa mengingatkan kita ada beberapa penanda yang menjadi bagian dari Sungailiat,ada Juang Statue, serta Pria dalam pakaian adat, meski berbentuk patung masih berlumut, ada pula Masjid Agung.






  • i

Pemuda Bangka dirikan HIMPA PUCUK IDAT

>Peduli Lingkungan
Pemuda Bangka bentuk HIMPA Pucuk Idat


Sebanyak 40 muda mudi yang merupakan siswa siswi SMP, SMA/ SMK serta mahasiswa dari sejumlah Perguruan Tinggi (PT) di Bangka melaksanakan kegiatan bersih-bersih pantai di Tanjung Belayar desa Rambak Kecamatan Sungailiat pada minggu (17/1) kemarin. Selain bersih-bersih pantai, mereka juga melaksanakan kegiatan penghijauan lahan kosong di tepi pantai dengan menanam sekitar 100 batang pohon jenis Pinus, Pinang dan Kelapa.
Kegiatan tersebut adalah puncak dari kemah “Pengukuhan Pengurus Himpunan Pencinta Alam (HIMPA) Pucuk Idat” yang berlangsung pada Sabtu Minggu (16-17/1) kemarin. Bertempat di pantai Tanjung Belayar Rambak Sungailiat, para peserta yang berasal dari sejumlah sekolah dan PT tersebut dikukuhkan sebagai pengurus dalam organisasi yang baru dibentuk tersebut. Dalam susunan inti, Anshori Muslim,S.S.,M.Si didaulat sebagai Pembina, dan Alamsyah dikukuhkan sebagai Ketua HIPMA Pucuk Idat.





Menurut Alamsyah, selaku ketua, HIPMA didirikan dengan maksud untuk menghimpun pemuda agar secara bersama-sama peduli dan mau melestarikan lingkungan. Selain itu, pembentukannya juga bertujuan mendukung program pemerintah kabupaten Bangka dalam mempertahankan Adipura serta ikut mendukung program Visit Babel Archi yang baru saja digulirkan tahun ini.

HIMPA Pucuk Idat merupakan organisasi kepemudaan yang telah sah berbadan hukum. Untuk saat ini kesekretariatan dipusatkan di Jl. Senang Hati 5 Sungailiat. Kehadirannya diharapkan mampu membentuk kader-kader muda yang peduli pada pelestarian lingkungan. Sebab, diharapkan nanti para pengurus yang telah dilantik agar dapat membentuk kegiatan pencinta alam atau sejenis di sekolah masing-masing.




“ Berbeda dengan organisasi sejenis, HIMPA Pucuk Idat hadir dengan tekad untuk memberi manfaat bagi masyarakat sekitar, keanggotaannya terbuka untuk umum, jadi siapa saja boleh bergabung asal punya visi dan misi untuk melestarikan lingkungan.” ungkap Alam.

Alam juga mengharapkan agar pemerintah dapat mendukung sejumlah rencana kegiatan yang akan dilaksanakan di masa mendatang. “Meskipun baru terbentuk, HIMPA Pucuk Idat berkomitmen untuk langsung terjun ke lapangan membenahi lingkungan minimal sebulan sekali,” tukasnya. (Penulis/ Wakil Ketua Bidang Humas HIMPA Pucuk Idat)

  • i