Kamis, 08 Mei 2008

Sajak Rajuk

>

Down

Aku berjalan dalam lingkar nasib buruk

Seperti kelici percobaan mengitari roda dengan jemari kecilnya

Sementara kematian memburu dalam gerak rotasi alami

Kecepatan tiada batas dalam ruang laboratorium

Ketika akhirnya

Aku mempercayakan nasib pada ke_Ghaiban

Segala pertanyaan tak perlu ada jawaban

Wujud kemanusiaan ku hempaskan pada sebuah jurang keputusasaan

Sedang mimpi sebenarnya hanya bunga pelipur lara

Sama seperti sajak pada malam sebelumnya

Benderang hati tak lebih dari sebuah lilin lelah ditiup angin

Mencoba menghadang namun kalah oleh waktu

Ia berserakan pada pagi di musim gugur

Seperti sari bunga hidup dalam kesendirian

Aku takluk

Seribu asa pada masa sebelum ini

Hanya rinai kecil dalam curahan kepahitan

Aku lelah berharap keajaiban

Ku letih melangkah ke depan.

Pkp.12.12PM. 080408

  • i
Posting Komentar