Rabu, 30 April 2008

SAY NO TO EPA GUY!

>

What a Hell All Boys thinks so far!

Mereka kira mencintai seseorang sama dengan mencintai their gadgets…

Salah kaprah dalam memaknai cinta…

Ketika anda mengucapkan cinta kepada seseorang, ia bukanlah ucapan bermuara pembelenguan hak atas jiwa seseorang, tapi ia bernada pembebasan atas jiwa seseorang.

Case Story.

Noerhalimah dan Oma Alatas telah menjadi sepasang kekasih selama lima tahun. Awal jadian semenjak duduk di SMA kelas III hingga kini. Memori indah mewarnai hari-hari mereka jua kenangan buruk, peristiwa gelap dan bahagia seperti tinta warna yang bermain di kanvas asmara mereka.

Lima tahun bukan waktu yang singkat untuk saling mengenal luar dalam. Begitulah sampai ketika, mereka berdua lulus SMA dan masing-masing bekerja . Hingga Keinginan mewujudkan impian berumah tangga mengemuka. Pernah Oma alatas mengemukakan ide pembentukan bahtera rumah tangga kepada Noerhalimah namun selalu ditolah dengan alasan umur dan kesiapan.

Beberapa kali Oma hendak melamar, kedua keluarga pun tahu dan mendukung rencana ini. Tapi sekali lagi Noerhalimah selalu mengajukan alas an tepat dan jitu hingga rencana menikah kandas tahun 2006 kemarin dan tahun ini. Akhirnya dicapai kata sepakat, menikah tahun depan.

Lalu dimanakah persoalannya…?

Bila menimbang dan menilai besaran cinta antara keduanya, Rasa cinta Oma terlalu besar untuk Noerhalimah. Sama seperti “Cowok Psiko” yang lainnya. Besaran cinta ini lalu membuat mereka lupa daratan. Mereka pada akhirnya befikir mencintai seseorang adalah sama dengan mencintai mainan mereka. Tidak boleh disentuh bahkan didekati oleh orang lain.

Pada titik kritis, sifat mencintai ini akan bermetamorfosis secara sempurna dalam bentuk baru Egosentris Posesifitas Akut (EPA). EPA ini sejenis dan kemudian bersenyawa dengan sikap satu tingkat dibawah Psiko, yang kadangkala juga sejajar. Pernah kah anda mendengar dan melihat, kasus penembakan seorang polisi kepada pacarnya gara-gara tidak mau diputuskan hubungan cinta, atau seorang cowok yang menjadi gila karena putus cinta, atau seseorang yang bunuh diri dengan minum racun serangga ?...

Kembali ke cerita OMa dan Halimah, (Maaf Bang Haji,Tante Halimah namanya dipake !, nama ini tak asing di telinga saya, apalagi malam hari_red). Kondisi kisah asmara mereka tak seindah yang dibayangkan ternyata. Percintaan mereka diwarnai kekerasan. Kata- kata kasar, umpatan, dan makian menjadi omongan setengah wajib. Kisah-kisah mengerikan akhirnya keluar dari Noerhalimah.

Noerhalimah sudah berkali-kali berniat memutuskan tali percintaan, namun tetap tak bisa. Oma berubah kasar dan otoriter. Mirip lagu Naif, Bila Kau Mati Ku juga Mati…pernah, ketika ngajakin putus, OMa nekat ngeber motor hingga 100 km/h dengan zig zag..neng Halimah yang setengah takut, nekat meloncat dari motor, ketika ia jatuh tejerambab keadaan lengang..sepi. Halimah pingsan dan sadar dengan lecet-lecet, masih untung kate orang Bangka. Peristiwa naas ini tak diceritakannnya kepada orang tuanya (Hal yang salah sebenarnya_red).

Pernah juga, Oma mengamuk di kantor halimah melabrak seorang cowok, tersangka kumbang madu yang coba mendekati_hanya mendekati Halimah. Sekantor heboh dan gempar. Halimah malu luarbiasa ngeliat kelakuan Oma yang kesetanan. Kalo tak dilerai karyawan kantor, peristiwa berdarah mungkin terjadi.

Terbayang akan my friend ketika kuliah, Cewek ini sama halnya bernasib sama. Sama –sama mendapatkan cowok EPA. Kemana, dimana, apa, kapan semua unsure berita 5W+1H adalah infromasi wajib dan harus diupgrade ke kepala sang cowok per hari dalam fase jam-jaman. “Enggak boleh berteman dengan si Nina coz gak ada untungnya, “.” Kamu gak boleh kesana,”, “ Kamu nurut gak,”,”Kamu gak ada artinya tanpa saya,”. Ini adalah contoh kalimat yang sering dipakai oleh sang cowok.

Pernah kah, sebegitu cintanya engkau, hingga ketika si Dia mau tidur pun harus diperhatiin setengah melotot dari ujung kaki ampe rambut?, atau pernahkah anda mencintai seseorang, hingga ketika ia menerima panggilan dari cellphone, telinga anda sejarak inchi dengan hp tersebut, agar bisa dengar percakapan?. Pernahkah engkau mencintai seseorang hingga, kemanapun Dia pergi anda ikuti dari belakang?.seperti intel yang memata-matai target.

Prinsip mereka, wherever, whatever you, I am always watching..Syereem seratus kali lipat dari menonton film horror yang pernah dimuat di muka bumi kale. Bila perlu pun, mereka tak jarang menggunakan kekerasan fisik untuk memaksa pasangan agar seperti apa yang mereka inginkan. Mencengkaram tangan dengan kasar, bahkah ada yang sampai dironsen karena setengah patah. Memukul, menampar, hingga mencambak.

Fenomena cowok berkarakter EPA ini tak pernah bisa disadari oleh pasangannya.

Alasan dari korban tetap dengan pasangan pengidap EPA adalah “Mereka sangat, sangat sangat..sangat.. mencintai diriku, “. Mereka seolah dibutakan. Ketika pada masanya, pada akhirnya, pada waktunya, tinggal penyesalan yang tersisa.

Noerhalimah sudah gak tahan lagi, ia tak pernah mau dikasari lagi. Kelakuan OMa terlalu menyakitkan hati. Ingin putus tapi tak bisa cos pihak keluarga kadung jatuh cinta dengan Oma. Pengakuan Halimah, Oma dan keluarganya telah banyak membantu sedari dulu. Hutang budi memang tak bisa dibalas penuh. Selalu kurang dan kurang.

Oma tidak pernah bisa memotivasi hidup Halimah. Keangkuhan hati telah membuat halimah kerap bersedih hati. Kemampuan dirinya tak bisa dikembangkan dan ditingkatkan. Status berpacaran membelengu. Ingin putus dan cari cowok laen, akan ada banyak orang yang akan terluka baik hati dan fisik.

Halimah kini dalam posisi Down, sejumlah hari berbilang tak ada lagi harapan untuk lepas dari pria putra neraka ini. berbagai usaha telah dicoba namun nihil bin minus. Oma seolah mencengkram semakin erat dan tak akan bisa dilepas, “Biar nyawa di badan hilang aku tak akan putus darimu”, that’s in his mind. Lima tahun seharusnya makin menguatkan cinta mereka, atau membuat dewasa mereka. Tapi karena cinta jua lah yang bikin halimah tak putus dirudung malang.

Be Careful Girl!

Cowok pengidap atau setengah EPA mungkin ada diantara kita. Pilihannya adalah pintar-pintarlah memilih. Cowok EPA memiliki sifat yang hampir sama dengan Psikopat. Lihat list-list berikut ini mengenai ciri psikopat..sedang yang di_highlight, ciri EPA.

  1. Sering berbohong, fasih dan dangkal. Psikopat seringkali pandai melucu dan pintar bicara, secara khas berusaha tampil dengan pengetahuan di bidang sosiologi, psikiatri, kedokteran, psikologi, filsafat, puisi, sastra, dan lain-lain. Seringkali pandai mengarang cerita yang membuatnya positif, dan bila ketahuan berbohong mereka tak peduli dan akan menutupinya dengan mengarang kebohongan lainnya dan mengolahnya seakan-akan itu fakta.
  2. Egosentris dan menganggap dirinya hebat.
  3. Tidak punya rasa sesal dan rasa bersalah. Meski kadang psikopat mengakui perbuatannya namun ia sangat meremehkan atau menyangkal akibat tindakannya dan tidak memiliki alasan untuk peduli.
  4. Senang melakukan pelanggaran dan bermasalah perilaku di masa kecil.
  5. Sikap antisosial di usia dewasa.
  6. Kurang empati. Bagi psikopat memotong kepala ayam dan memotong kepala orang, tidak ada bedanya.
  7. Psikopat juga teguh dalam bertindak agresif, menantang nyali dan perkelahian, jam tidur larut dan sering keluar rumah.
  8. Impulsif dan sulit mengendalikan diri. Untuk psikopat tidak ada waktu untuk menimbang baik-buruknya tindakan yang akan mereka lakukan dan mereka tidak peduli pada apa yang telah diperbuatnya atau memikirkan tentang masa depan. Pengidap juga mudah terpicu amarahnya akan hal-hal kecil, mudah bereaksi terhadap kekecewaan, kegagalan, kritik, dan mudah menyerang orang hanya karena hal sepele.
  9. Tidak mampu bertanggung jawab dan melakukan hal-hal demi kesenangan belaka.
  10. Manipulatif dan curang. Psikopat juga sering menunjukkan emosi dramatis walaupun sebenarnya mereka tidak sungguh-sungguh. Mereka juga tidak memiliki respon fisiologis yang secara normal diasosiasikan dengan rasa takut seperti tangan berkeringat, jantung berdebar, mulut kering, tegang, gemetar -- bagi psikopat hal ini tidak berlaku. Karena itu psikopat seringkali disebut dengan istilah "dingin".
  11. Hidup sebagai parasit karena memanfaatkan orang lain untuk kesenangan dan kepuasan dirinya.(Wikipedia.com)

BE CAREFUL GIRL!..ketika Anda menemukan pasangan anda dengan ciri-ciri diatas, segera PUTUSKAN saja sebelum semuanya terlambat. Anda tidak akan pernah bisa berhubungan dengan lelaki pengecut terhadap realitas. Say No To EPA Guy!...

Perhatian : Tulisan ini dikhususkan bagi mereka yang sedang menjalani hubungan dan yang sedang mencari pasangan. Not for married man/woman.


  • i
Posting Komentar