Rabu, 30 April 2008

SAY NO TO EPA GUY!

>

What a Hell All Boys thinks so far!

Mereka kira mencintai seseorang sama dengan mencintai their gadgets…

Salah kaprah dalam memaknai cinta…

Ketika anda mengucapkan cinta kepada seseorang, ia bukanlah ucapan bermuara pembelenguan hak atas jiwa seseorang, tapi ia bernada pembebasan atas jiwa seseorang.

Case Story.

Noerhalimah dan Oma Alatas telah menjadi sepasang kekasih selama lima tahun. Awal jadian semenjak duduk di SMA kelas III hingga kini. Memori indah mewarnai hari-hari mereka jua kenangan buruk, peristiwa gelap dan bahagia seperti tinta warna yang bermain di kanvas asmara mereka.

Lima tahun bukan waktu yang singkat untuk saling mengenal luar dalam. Begitulah sampai ketika, mereka berdua lulus SMA dan masing-masing bekerja . Hingga Keinginan mewujudkan impian berumah tangga mengemuka. Pernah Oma alatas mengemukakan ide pembentukan bahtera rumah tangga kepada Noerhalimah namun selalu ditolah dengan alasan umur dan kesiapan.

Beberapa kali Oma hendak melamar, kedua keluarga pun tahu dan mendukung rencana ini. Tapi sekali lagi Noerhalimah selalu mengajukan alas an tepat dan jitu hingga rencana menikah kandas tahun 2006 kemarin dan tahun ini. Akhirnya dicapai kata sepakat, menikah tahun depan.

Lalu dimanakah persoalannya…?

Bila menimbang dan menilai besaran cinta antara keduanya, Rasa cinta Oma terlalu besar untuk Noerhalimah. Sama seperti “Cowok Psiko” yang lainnya. Besaran cinta ini lalu membuat mereka lupa daratan. Mereka pada akhirnya befikir mencintai seseorang adalah sama dengan mencintai mainan mereka. Tidak boleh disentuh bahkan didekati oleh orang lain.

Pada titik kritis, sifat mencintai ini akan bermetamorfosis secara sempurna dalam bentuk baru Egosentris Posesifitas Akut (EPA). EPA ini sejenis dan kemudian bersenyawa dengan sikap satu tingkat dibawah Psiko, yang kadangkala juga sejajar. Pernah kah anda mendengar dan melihat, kasus penembakan seorang polisi kepada pacarnya gara-gara tidak mau diputuskan hubungan cinta, atau seorang cowok yang menjadi gila karena putus cinta, atau seseorang yang bunuh diri dengan minum racun serangga ?...

Kembali ke cerita OMa dan Halimah, (Maaf Bang Haji,Tante Halimah namanya dipake !, nama ini tak asing di telinga saya, apalagi malam hari_red). Kondisi kisah asmara mereka tak seindah yang dibayangkan ternyata. Percintaan mereka diwarnai kekerasan. Kata- kata kasar, umpatan, dan makian menjadi omongan setengah wajib. Kisah-kisah mengerikan akhirnya keluar dari Noerhalimah.

Noerhalimah sudah berkali-kali berniat memutuskan tali percintaan, namun tetap tak bisa. Oma berubah kasar dan otoriter. Mirip lagu Naif, Bila Kau Mati Ku juga Mati…pernah, ketika ngajakin putus, OMa nekat ngeber motor hingga 100 km/h dengan zig zag..neng Halimah yang setengah takut, nekat meloncat dari motor, ketika ia jatuh tejerambab keadaan lengang..sepi. Halimah pingsan dan sadar dengan lecet-lecet, masih untung kate orang Bangka. Peristiwa naas ini tak diceritakannnya kepada orang tuanya (Hal yang salah sebenarnya_red).

Pernah juga, Oma mengamuk di kantor halimah melabrak seorang cowok, tersangka kumbang madu yang coba mendekati_hanya mendekati Halimah. Sekantor heboh dan gempar. Halimah malu luarbiasa ngeliat kelakuan Oma yang kesetanan. Kalo tak dilerai karyawan kantor, peristiwa berdarah mungkin terjadi.

Terbayang akan my friend ketika kuliah, Cewek ini sama halnya bernasib sama. Sama –sama mendapatkan cowok EPA. Kemana, dimana, apa, kapan semua unsure berita 5W+1H adalah infromasi wajib dan harus diupgrade ke kepala sang cowok per hari dalam fase jam-jaman. “Enggak boleh berteman dengan si Nina coz gak ada untungnya, “.” Kamu gak boleh kesana,”, “ Kamu nurut gak,”,”Kamu gak ada artinya tanpa saya,”. Ini adalah contoh kalimat yang sering dipakai oleh sang cowok.

Pernah kah, sebegitu cintanya engkau, hingga ketika si Dia mau tidur pun harus diperhatiin setengah melotot dari ujung kaki ampe rambut?, atau pernahkah anda mencintai seseorang, hingga ketika ia menerima panggilan dari cellphone, telinga anda sejarak inchi dengan hp tersebut, agar bisa dengar percakapan?. Pernahkah engkau mencintai seseorang hingga, kemanapun Dia pergi anda ikuti dari belakang?.seperti intel yang memata-matai target.

Prinsip mereka, wherever, whatever you, I am always watching..Syereem seratus kali lipat dari menonton film horror yang pernah dimuat di muka bumi kale. Bila perlu pun, mereka tak jarang menggunakan kekerasan fisik untuk memaksa pasangan agar seperti apa yang mereka inginkan. Mencengkaram tangan dengan kasar, bahkah ada yang sampai dironsen karena setengah patah. Memukul, menampar, hingga mencambak.

Fenomena cowok berkarakter EPA ini tak pernah bisa disadari oleh pasangannya.

Alasan dari korban tetap dengan pasangan pengidap EPA adalah “Mereka sangat, sangat sangat..sangat.. mencintai diriku, “. Mereka seolah dibutakan. Ketika pada masanya, pada akhirnya, pada waktunya, tinggal penyesalan yang tersisa.

Noerhalimah sudah gak tahan lagi, ia tak pernah mau dikasari lagi. Kelakuan OMa terlalu menyakitkan hati. Ingin putus tapi tak bisa cos pihak keluarga kadung jatuh cinta dengan Oma. Pengakuan Halimah, Oma dan keluarganya telah banyak membantu sedari dulu. Hutang budi memang tak bisa dibalas penuh. Selalu kurang dan kurang.

Oma tidak pernah bisa memotivasi hidup Halimah. Keangkuhan hati telah membuat halimah kerap bersedih hati. Kemampuan dirinya tak bisa dikembangkan dan ditingkatkan. Status berpacaran membelengu. Ingin putus dan cari cowok laen, akan ada banyak orang yang akan terluka baik hati dan fisik.

Halimah kini dalam posisi Down, sejumlah hari berbilang tak ada lagi harapan untuk lepas dari pria putra neraka ini. berbagai usaha telah dicoba namun nihil bin minus. Oma seolah mencengkram semakin erat dan tak akan bisa dilepas, “Biar nyawa di badan hilang aku tak akan putus darimu”, that’s in his mind. Lima tahun seharusnya makin menguatkan cinta mereka, atau membuat dewasa mereka. Tapi karena cinta jua lah yang bikin halimah tak putus dirudung malang.

Be Careful Girl!

Cowok pengidap atau setengah EPA mungkin ada diantara kita. Pilihannya adalah pintar-pintarlah memilih. Cowok EPA memiliki sifat yang hampir sama dengan Psikopat. Lihat list-list berikut ini mengenai ciri psikopat..sedang yang di_highlight, ciri EPA.

  1. Sering berbohong, fasih dan dangkal. Psikopat seringkali pandai melucu dan pintar bicara, secara khas berusaha tampil dengan pengetahuan di bidang sosiologi, psikiatri, kedokteran, psikologi, filsafat, puisi, sastra, dan lain-lain. Seringkali pandai mengarang cerita yang membuatnya positif, dan bila ketahuan berbohong mereka tak peduli dan akan menutupinya dengan mengarang kebohongan lainnya dan mengolahnya seakan-akan itu fakta.
  2. Egosentris dan menganggap dirinya hebat.
  3. Tidak punya rasa sesal dan rasa bersalah. Meski kadang psikopat mengakui perbuatannya namun ia sangat meremehkan atau menyangkal akibat tindakannya dan tidak memiliki alasan untuk peduli.
  4. Senang melakukan pelanggaran dan bermasalah perilaku di masa kecil.
  5. Sikap antisosial di usia dewasa.
  6. Kurang empati. Bagi psikopat memotong kepala ayam dan memotong kepala orang, tidak ada bedanya.
  7. Psikopat juga teguh dalam bertindak agresif, menantang nyali dan perkelahian, jam tidur larut dan sering keluar rumah.
  8. Impulsif dan sulit mengendalikan diri. Untuk psikopat tidak ada waktu untuk menimbang baik-buruknya tindakan yang akan mereka lakukan dan mereka tidak peduli pada apa yang telah diperbuatnya atau memikirkan tentang masa depan. Pengidap juga mudah terpicu amarahnya akan hal-hal kecil, mudah bereaksi terhadap kekecewaan, kegagalan, kritik, dan mudah menyerang orang hanya karena hal sepele.
  9. Tidak mampu bertanggung jawab dan melakukan hal-hal demi kesenangan belaka.
  10. Manipulatif dan curang. Psikopat juga sering menunjukkan emosi dramatis walaupun sebenarnya mereka tidak sungguh-sungguh. Mereka juga tidak memiliki respon fisiologis yang secara normal diasosiasikan dengan rasa takut seperti tangan berkeringat, jantung berdebar, mulut kering, tegang, gemetar -- bagi psikopat hal ini tidak berlaku. Karena itu psikopat seringkali disebut dengan istilah "dingin".
  11. Hidup sebagai parasit karena memanfaatkan orang lain untuk kesenangan dan kepuasan dirinya.(Wikipedia.com)

BE CAREFUL GIRL!..ketika Anda menemukan pasangan anda dengan ciri-ciri diatas, segera PUTUSKAN saja sebelum semuanya terlambat. Anda tidak akan pernah bisa berhubungan dengan lelaki pengecut terhadap realitas. Say No To EPA Guy!...

Perhatian : Tulisan ini dikhususkan bagi mereka yang sedang menjalani hubungan dan yang sedang mencari pasangan. Not for married man/woman.


  • i

Selasa, 29 April 2008

Barrier Among Us

>

Ketika ku tulis puisi ini aku bergetar…

bukan pada aura ketakutan atau kehilangan energi yang sangat..

namun kepada kepolosan diri..

ketidakpercayaan pada cinta…

kemuskilan realita yang samar dan makin menguat seiring waktu…

cinta, bila ku katakan aku menyanyangi mu..

percayalah..sebab engkau telah membidangi seluruh hati ini

bila pertemuan ini menjadi indah

seperti harapan yang kita pancangkan dulu

impian kita di titik geografi tepi pantai cinta masa yang lalu

aku akan menangis bahagia…

Cinta, mencintai mu seperti memeluk awan di angkasa

Muskil tapi bisa ku rasakan dekat

Seperti sekarang..kita bagai lumut hijau di permukaan batu kali

Atau seperti akar pada tanah yang menguat

Saat ini, kita berdiri pada titik kerinduan

Seolah waktu berujung menanti akhir

Seolah kau dan aku terpisah dalam kilometer tiada batas

Seolah kita uap yang saling menipis

Sambil berusaha merengkuh jiwa yang kalah massa…

Mencintai mu buat ku alpa jalan realita

Sebab kita membuat kenyataan

Sekarang Kau dan aku bersisi dalam tajuk rindu

Menyapa dalam tangan dan jemari

Yang entah sampai pada muara mana.

Aku mencintai mu seperti angin beriak..

Seperti awan menyinari tanah yang kita injak berdua

Seperti bayi yang rindu pelukan hangat

Love You…really Love You.***

Pangkalpinang, 25 April 2008

17.00

  • i

Jumat, 25 April 2008

>Kreasi Sendiri...Lumayan
  • i

Kamis, 24 April 2008

Menjadi BahaGIA

>

Saat salah satu Pintu Kebahagiaan tertutup, Pintu Yang lain terbuka. Seringkali Kita terpaku Begitu Lama Pada Pintu Yang Tertutup Sehingga Tak Melihat yang telah Terbuka Untuk Kita.


Kalimat ini inspiratif memotivasi diri, Jika lagi sedih elok lah mengulang-ulang kalimat ini, memaknainya...lantas membakar diri dengan bahagia.

Percayalah..it Works..
  • i

Rabu, 23 April 2008

Oksigen Hati

>

Pernahkah Kau mencoba Menyusun Kata Cinta dalam Kerangka Nalar Objektivitas….

Sesaat Kemudian Kau dan Aku tersadar…

Cinta Bukanlah Rumus Ilmiah, bentuk dan rupa tak akan mampu Kita Peta_kan, Zatnya pun tak bisa kita uraikan

dalam atom beragam tanda.

Maukah Lalu Kau dan Aku bersahabat dengan Sastra, Cinta berwujud dengan Bahasa.

Bila ku katakan padamu, seribu halaman itu lah buktinya ! atau satu paragraph saja.

Cinta kita terukir dalam hiperbola dan majas personifikasi, Ia tumbuh dalam lading fiksi,

Butirannya membuncah dalam mulut-mulut berbusa ketika aku berpuisi siang dan malam…

Pantas Shakespeare tak padam bila bicara asmara

Mengapa tak Ku buat saja puisi hati tuk dirimu..

Agar kau sadar dunia kini berbaik hati pada mu,

Akan Ku jalin kata-kata dalam bingkai mantera langit biru,

Agar nanti kau tersadar

Puisi Ku seluas itu

Cinta Ku mengalir bagai Hukum Kapilaritas..ke ujung-ujung pena dan tombol alphabet,

Ketika Cinta ku berwujud dalam lembar kertas..kiranya 1000 halaman tak cukup.

Aku tergila-gila padamu, dan itu sebabnya tak ada batasan kapan Ku ungkap cinta..

Bahkan ketika waktu berputar dalam rotasi siang malam dan evolusi alam..

Puisi Ku tak lekang….

Seperti kata mu…Ia bertahta dalam hati…Ia mahkota jiwa untuk pria seperti Ku.

Pernahkah Kau mencintai Ku hingga setiap tarikan nafas…ada Aku di sela-sela Oksigen yang kau hirup..

Tersenyumlah Kasih

Aku mencumbuimu dalam bait cinta..***

  • i
>
Another Pic..To Join it

  • i

Take A look

>
May Be, You Wanna Join this..or take Ur soNs coming and Join
  • i

Kamis, 17 April 2008

Unknwon Date

>

Ku pasti debu di tanah berpasir, ketika angin kemarau bertiup mendera dari bukit terjal sana.

Aku terbang tinggi lalu terjungkal dalam irama bergelombang, medan gravitasi menarik ku kuat.

Ku tahu hatimu mendua dalam bercinta,

Kau tangisi pertemuan ini seperti mengantar ku berperang,

Bertaruh hati tak mesti sakit kronis lalu harus mati di ujung sangkur terhunus,

Atau serpihan granat tangan pasukan musuh

Tragis memang kasih!

Kau pun berkata biarlah waktu yang bicara

Seolah kita adalah gugusan bintang di jagad raya,

Berevolusi tanpa jamahan, kecuali waktu... hanyawaktu

Dan ketika tersadar kembali,

Kau berkata, kita serahkan saja pada waktu..

Kasih betapa waktu selama ini telah menggoda kita

Buatku selalu berandai dalam imaji semu

Sejarah tak bisa terulang karena waktu jua lah

Kini kita menyisi dalam bingkai peraduan syahdu di hamparan pasir

Terhanyut kembali dalam belai angin laut

Ku mematung, mengapa waktu sungguh memberi jarak, sedang Engkau mencibir realitas

Tahu kah engkau ?

kita berandai dalam celah kemustahilan, hendak menaruh asa dalam bidang kosong..dimana kemustahilan adalah udara,

Ku terhenyak meratapi jalan ini, dimana tapak-tapak kita mula terukir entah sampai pada muara dimana.

Cinta ku adalah debu yang sewaktu terbang menghilang dalam gemuruh angin bukit,

Sayangku berkelana ketika peraduan pantai cinta kita luluh tersapu ombak,

Aku bertaruh dalam ladang muskil ketika cinta ku bersua dengan wanita seperti diri mu.***

  • i

AWAS ADA ANJING GALAK !

>

Ada hal menarik saat membaca laporan utama harian Bangka Pos edisi Minggu 19 Agustus 2007. Hal tersebut berupa laporan mengenai peristiwa kecelakaan lalulintas (lakalantas) di Bangka Belitung yang ternyata cukup tinggi. Data yang dihimpun dari Polres Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah dan Belitung, tercatat sepanjang Januari Agustus 2007 terjadi sedikitnya 113 kecelakaan lalulintas. Dari peristiwa tersebut 61 orang diantaranya meninggal dunia, sementara 22 orang lainnya menderita luka berat dan ringan.

Dalam infomasi tersebut juga diungkapkan beberapa faktor yang menyebabkan tingginya angka korban tewas akibat lakalantas, diantaranya kondisi jalan yang sempit dan banyaknya tikungan yang cukup tajam. Contohnya, sebagian besar badan jalan di ruas jalan wilayah Bangka Tengah masih sempit, sedangkan intensitas kendaraan pada jam-jam tertentu cukup padat, sehingga rawan kecelakaan. Faktor lain, akibat kelalaian pengendara yang tidak mematuhi peraturan lalulintas. Menurut polisi, masih banyak pengendara yang sering lalai dalam berkendaraan dan tidak mematuhi peraturan lalulintas. Berdasarkan pengamatan para penegak hukum ini, pelanggaran yang dilakukan bermacam-macam, mulai dari tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas hingga mengabaikan kelengkapan kendaraannya seperti kaca spion dan lampu sen yang tidak menyala. Simpulannya penyebab utama kecelakaan lalulintas adalah adanya pelanggaran lalulintas.

Tak ada yang salah dalam laporan tersebut, kita diberikan informasi yang memang benar terjadi. Kita sebagai warga masyarakat jadi tahu dan sadar akan pentingnya prinsip kehati-hatian dalam berkendara. Namun ada satu hal yang nampaknya belum terungkap di permukaan mengenai angka pasti kecelakaan lakalantas yang sebenarnya.

Pertama, penulis ajak anda melihat Bali di kawasan Indonesia tengah sana. Disana anjing-anjing banyak berkeliaran hampir membentuk arisan anjing. Bisa jadi ini adalah peristiwa menarik bagi beberapa orang — mungkin bisa dijadikan obyek wisata. Tapi kenyataannya tidak demikian. Anjing-anjing yang berkeliaran tersebut kebanyakan adalah anjing liar, anjing yang tidak memiliki pemilik dan tidak terawat. Sebagian dari mereka berpenyakit dan menjadi gila. Keadaan seperti demikian tentu saja bertolak belakang dengan kesan positif dari Bali sebagai tujuan wisata yang eksotik. Dan ini yang paling penting, menurut survey dari sebuah media pariwisata dan infotainment di Bali. Kecelakaan lalu lintas di Bali 60% disebabkan oleh anjing!.

Lalu apa hubungannya dengan daerah Bangka Belitung? Hubungannya pada penyebab kecelakaan lalulintas. Pernahkah kita berandai angka kecelakaan lalulintas akibat hewan terutama anjing lebih besar dibandingkan kecelakaan lalulintas akibat human error yang disebutkan di atas. Atau kalau boleh, faktor animal error adalah penyebab kecelakaan lalu lintas terbanyak di bumi serumpun sebalai ini. Bila berhitung sederhana, angka total kecelakaan lalulintas tersebut seharusnya lebih dari angka 113 tersebut sebab angka kecelakaan karena anjing tidak dimasukkan.

Kalau anda mengalami kecelakaan lalulintas karena tabrakan motor, atau si roda empat, mungkin orang-orang terdekat kita akan terkejut, seisi rumah akan panik dan bisa jadi beritanya masuk berita di halaman utama sebuah harian. Namun bila kecelakaan lalulintas terjadi akibat animal error berupa anjing ini, tak ada yang heboh. Orang- orang terdekat hanya bilang, “berhati-hati saja, si Andi kemarin juga nabrak anjing, trus kakinya patah,” selesai. Jika anda ke tukang urut, si Atok juga akan bilang hal yang sama. Masyarakat kita telah terbiasa dengan kecelakaan karena anjing. Kecelakaan yang tak perlu dilaporkan ke kantor polisi, karena tak ada yang salah dan benar. Lucu sekali ketika tiba-tiba anda datang ke kantor polisi dan melaporkan anjing sebagai penyebab anda celaka dalam berkendara.

Kecelakaan jenis ini semacam fenomena gunung es. Ia kecil di permukaan namun besar di dasar. Dan anehnya kita sebagai masyarakat menganggapnya sesuatu yang biasa- biasa saja, one unlucky day in a life !, katanya.

Lalu pertanyaannya kepada siapakah kita mengadu?, Apakah tak ada pihak yang dipersalahkan dalam kecelakaan jenis ini?, atau jangan- jangan kecelakaan karena anjing ini tidak termasuk kecelakaan lalu lintas.

Bila mencermati Undang- Undang No. 14 Tahun 1992 Tentang lalu Lintas dan Angkuran Jalan pada Pasal 1 dikemukakan Lalu lintas adalah gerak kendaraan, orang, dan hewan di jalan. Sedangkan menurut definisi Wikipedia.com Kecelakaan lalu-lintas adalah kejadian di mana sebuah kendaraan bermotor tabrakan dengan benda lain dan menyebabkan kerusakan. Kadang kecelakaan ini dapat mengakibatkan luka-luka atau kematian manusia atau binatang. Jadi jelas, kecelakaan karena hewan (anjing) termasuk kecelakaan lalulintas.

Pemerintah bukannya tak sadar, usaha untuk membenahi anjing- anjing ini telah ada. Contohnya, Pemerintah Kabupaten Bangka. Sebagai usaha menjadikan Kota Sungailiat sebagai kota yang bersih, tertib dan aman, serta upaya menjadikan Sungailiat Kota Adipura sepanjang masa, Pemda menindaklanjuti dengan rencana pemberantasan anjing liar yang selama ini sering meresahkan masyarakat.

Mereka sadar anjing sering menyebabkan kecelakaan lalulintas di jalan raya bagi pengendara sepeda motor, serta keberadaan anjing liar juga sering menjadi kesan kotor dan kumuh di Kota Sungailiat. Alhasil, pada tanggal 11, 12, 13 Juni lalu merupakan mimpi buruk bagi anjing- anjing liar yang berkeliaran di lokasi- lokasi seperti kelurahan Parit Padang, Sungailiat dan Srimenanti. Sebenarnya anjing liar di kota Sungailiat sudah habis ketika dilakukan pemusnahan pada tahun yang lalu, namun ketika anjing yang berada di Kota Sungailiat mati, anjing liar yang ada dipinggiran masuk ke Kota Sungailiat.

Usaha ini patut dihargai. Tapi itu belum cukup, sebab pada dasarnya tindakan kuratif/ pengobatan tak lebih baik dibandingkan tindakan pencegahan. Untuk sementara, Sungailiat mungkin akan terbebas dari keliaran anjing-anjing, namun menginjak waktu berjalan siapa yang berani menjamin, tak akan ada lagi anjing liar. Selain itu, apakah benar anjing- anjing yang dibasmi tersebut anjing liar?, sebab jangan salah, anjing-anjing tersebut kemungkinan besar bertuan. Anjing- anjing ini punya pemilik. Pemilik yang membiarkan anjingnya berkeliaran bebas, tidak dirantai atau dibatasi geraknya.

Saat ini bagi masyarakat yang sering bekerja malam, dan pulang malam hari. Mereka masih bisa menemui anjing yang bebas lepas di jalanan kota atau pinggiran Sungailiat, bahkan rombongan mungkin seperti arisan di Bali tadi. Hal ini berarti tindakan Pemda via Disperhut itu belum maksimal, atau boleh dikata sia-sia. Dan bukan hanya di kota Sungailiat saja, bisa jadi kota- kota lain di Bumi Serumpun Sebalai ini acuh tak acuh akan keberadaan anjing liar ini. Akibatnya bisa ditebak. Kecelakaan menabrak atau tertabrak anjing di jalan umum bisa terjadi.

Masih soal bahaya anjing, sebagai hewan berkaki empat dan derajat keintimannya dengan manusia nomor dua setelah kucing. Ia bisa menularkan rabies, Penyakit anjing gila (rabies) adalah suatu penyakit menular yang akut, menyerang susunan syaraf pusat, disebabkan oleh virus rabies jenis Rhabdho virus yang dapat menyerang semua hewan berdarah panas dan manusia. Penyakit ini sangat ditakuti dan mengganggu ketentraman hidup manusia, karena apabila sekali gejala klinis penyakit rabies timbul maka biasanya diakhiri dengan kematian.

Makanya sejak jauh-jauh hari sejak tahun 1926 pemerintah telah mengeluarkan peraturan tentang rabies pada anjing, kucing, dan kera. Yaitu Hondsdol heid Ordonantie Staatblad No. 452 tahun 1926 dan pelaksanaannya termuat dalam Staatblad No. 452 tahun1926.
Selanjutnya Ordonantie tersebut tersebut mengalami perubahan/penambahan-penambahan yang disesuaikan dengan perkembangan yang ada. Di DKI Jakarta terdapat SK Gubernur No. 3213 tahun 1984 tentang Tatacara Penertiban Hewan Piaraan Anjing, Kucing dan Kera di wilayah DKI Jakarta yang antara lain berisi : pertama kewajiban pemilik hewan piaraan untuk memvaksin hewannya dan menggantungkan peneng tanda lunas pajak, kedua menangkap dan menyerahkan hewannya apabila mengigit orang untuk diobservasi dan ketiga hewan yang dibiarkan lepas dan dianggap liar atau tersangka menderita rabies akan ditangkap oleh petugas penertiban.

Tahun 1926, Pada masa itu, mereka para kompeni ini sangat konsen dengan ide penertiban hewan berkaki empat ini, razia digalakkan, setiap anjing yang berkeliaran akan ditembak. Mereka tidak melarang inlanders memelihara anjing selama rantai terikat erat di leher dan dikandangin. Bayangkan !, kesadaran itu telah ada pada zaman Belanda dahulu.

Atau bila ingin melihat peraturan anjing yang mutakhir. Kita coba melihat Perda yang dikeluarkan Kotamadya Tanggerang No. 24 tahun1996 tentang Pajak Anjing. Isinya, Pemda mengatur dengan jelas hal ihwal kehidupan anjing dan hubungannya dengan manusia. Segitukah, anjing telah dijadikan obyek pemasukan bagi Pemda. Briliyan atau ada-ada saja deh. Tapi ini jelas dan mengena, sebab memlihara anjing ternyata tak semudah yang dibayangkan coba tengok bab III Ijin Memiliki/ Memelihara Anjing Pasal 3 (1) Setiap orang atau badan yang memiliki/memelihara anjing, wajib mempunyai ijin dari Walikotamadya Kepala Daerah dengan mengejukan permohonan; (2) Permohonan ijin dimaksudkan dalam ayat (1) pasal ini disampaikan melalui Kepala Dinas Peternakan, dilengkapi dengan Surat Keterangan tidak keberatan dari Kepala Desa/Kelurahan yang disetujui oleh Camat setempat. Pasal 4 Bagi orang atau badan yang telah mendapat ijin wajib mengisi Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT).

Nah aturan yang jelas seperti ini yang hendaknya diikuti oleh semua kota yang ada di Bangka Belitung. Mungkin diantara kita berfikir, anjing aja harus diurus. Pemikiran seperti ini salah, sebab hal sepele kadang bikin runyam. Apa bedanya orang yang patah kaki atau meninggal karena tabrakan dengan motor atau akibat anjing?, yang beda cuma penyebabnya. Dampaknya sama, sama-sama harus mengeluarkan ongkos rumah sakit, sama-sama harus menanggung derita dan air mata.

Intinya bukan melarang masyarakat memelihara anjing, tapi kebebasan seharusnya diatur agar tidak ada yang terluka karenanya. Sudah saatnya Pemda-pemda di provinsi ini melihat sisi keberadaan hewan liar khususnya anjing dalam upaya membenahi kota mereka. Tidak ada yang salah dan lucu ketika seorang pemimpin mengurusi anjing demi kepentingan masyarakatnya, tak ada yang aneh pula dengan mengeluarkan Perda mengatur hal ini. Jika peraturan telah dibuat, Penulis yakin jumlah kecelakaan akan menurun.

Terakhir bila kita hendak berkendara siapkan SIM, STNK, helm, atau sabuk pengaman, perlengkapan kendaraan yang komplit dan tak kalah penting mental anda. Jalanan tak semulus aspal yang mengkilat sebab kecelakaan lalu lintas merupakan pembunuh nomor 3 di Indonesia. Setiap tahunnya rata-rata 30.000 nyawa melayang di jalan raya. Bahkan menurut data yang dihimpun WHO, Kecelakaan lalu-lintas menelan korban jiwa sekitar 1,2 juta manusia setiap tahunnya. Tak lupa, berhati- hati lah terhadap anjing !.***

  • i

Putus Asa

>

Aku lelah menunggui mu hingga jendela hati ku tertutup

Aku bingung mencintai mu sampai pada lafaz adalah ukiran namamu

Mengapa tak kau biarkan diriku terlepas tanpa merasa sakit

Membiarkan aku berkelana seperti kuda sumba liar

Mencerahkan kembali semangat di hati

Melepas aku

Tulus…

Ketika kau mengukir dongeng cinta pada malam-malam berbintang

Aku berpendar seperti pemadat yang fly setelah menyeruput ganja dalam linting kertas...

Ketiadaan Mu berarti kematian awal...

Ketika kau melebarkan lengan, meniduriku, menjamah dengan liar buatku tergunjang dalam rasa mistis adiktif

Pada malam, tepian laut..kita seperti dua makhluk malam sedang mencari rupa

Mengukur kerinduan yang kadang di ujung tanduk...

Bisakah kau hapus jejak itu..

Atau kah ia telah menjelma menjadi ikan laut meloncat ke lautan di tepian

Mampukah kau hilangkan aroma tubuhmu...

Agar aku tak bisa mengenal mu lagi. Laiknya orang asing di benua hitam sana.

Atau kah memang, Kau menjelma menjadi siluman bahkan tawamu pun menyeringai dalam gelap hati..mentertawakan keluguan

Mencakar merobek lalu menginjak kehormatan aku pada MU..

  • i

Senin, 14 April 2008

Lafaz Kerinduan

>

Kau bertanya. Apakah Malam seindah ini ?

Larik sinar kemerahan berpendar di sudut lintang timur

Berarak naik memberi kilau keperakan pada atap-atap gelombang

Lalu mencerahkan tepian.

Disini ketika kita pertautkan diri dalam senyap

Aku tak perlu jawab sebab Alam lagi berbahagia

Bila Kau ragu, Akan ku genggam tangan mu lembut.

Cintaku seperti bulir-bulir pasir yang kita injak

Seperti halnya jua garam yang bersenyawa dengan riak air di tepian

Tepian pantai cinta ketika akirnya jejak cinta kita beriak dalam air pasang surut..***

  • i